Saturday, September 14, 2019

TRIP IMPIAN KE MALAYSIA DENGAN WATSONS



Beberapa bulan ini saya dan suami lagi merencanakan trip impian pertama kali ke luar negeri. Kebetulan Watsons lagi ada event blogger competition trip impian gitu jadi kami memilih Malaysia karena beberapa pertimbangan yang mungkin tidak akan terlalu menyusahkan kami disana nanti dan cocok untuk pemula seperti kami. Apa aja sih pertimbangan kami sebagai calon traveller yang baru ke luar negeri dan kenapa harus Malaysia ? check this out gengs :

ΓΌ  Komunikasi yang masih cukup mudah karena mereka maupun kami masih bisa saling mengerti bahasa Indonesia maupun Melayu.
ΓΌ  Biaya penerbangan maupun hotel disana masih relative terjangkau dan tidak terlalu jauh berbeda dengan Indonesia.
ΓΌ  Wisata kuliner menjadi tujuan kami disana nanti karena cukup seringnya review street food dari para youtuber yang menggiurkan.

Nah biasanya kalau lagi liburan, beberapa wanita tuh paling banyak list bawaannya. Mulai dari outfit yang bakal digunakan di tiap destinasi wisata, sampai perlengkapan kecantikan lainnya. Kebiasaan yang menurut ku baik tapi sebaliknya bagi suami adalah ketika perintilan make up ada yang tertinggal dirumah. Biasanya bakal galau nggak jelas karena kesalahan sendiri hehehe. Kalau bahasa Sundanya “Rungsing”, yups bakal rungsing banget kalau sudah di list dan disiapkan tapi lupa kebawa. Biasanya kalian barang apa sih yang paling sering atau kadang tertinggal ? Kalau aku sih paling sering lipstick atau bedak. Yakali mau foto-foto tapi salah satu dari mereka yang menurut ku penting banget malah ketinggalan. Jadi mau nggak mau yah wajib beli dong ya =D


Untuk belanja hal-hal yang berbau tentang kecantikan aku selalu ke offline storenya Watsons yang suka ada di mall. Selain itu produk yang tersedia lengkap banget dan pelayanannya juga memuaskan. Ketika masuk ke storenya, akan ada beauty assistant yang membantu kita menemukan produk yang kita cari dan menjelaskan dengan detail bahkan memberikan tips-tips yang berguna untuk kita. Terkadang niat awalnya cuma mau lihat-lihat, eh endingnya pasti bakal ada aja yang dibeli di Watsons store karena tergoda dengan promo-promonya hihihi. Jangan lupa juga tunjukkan Watsons Member Card kita pada kasir dan dapatkan keuntungan menarik lainnya seperti :
  • Welcome voucher yang dapat digunakan langsung
  • Setiap belanja senilai Rp 200.000 mendapatkan poin yang bisa ditukar saat bertransaksi
  • Sistem redeem poin yang menguntungkan 
  • Harga special untuk produk tertentu bagi pemegang member card
  • Tambahan poin untuk setiap produk baru
  • Special gift saat berulang tahun

Selain ada offline storenya, Watsons juga ada online storenya yang memudahkan ketika Mager a.k.a malas gerak menyerang. Seperti kemarin contohnya setelah pulang dari liburan di Malang ternyata facial wash habis -.-“ dan badan rasanya capeeeekk banget mau pergi ke offline storenya Watsons, alhasil buru-buru ambil handphone dan pastinya belanja di online storenya Watsons deh. Belanja online maupun offline sama aja menurutku sih, sama- sama untung ! hahaha, tentunya pakai Watsons Member Card yang sudah kita registrasi di akun online shopnya Watsons yah. Nih aku kasih tau beberapa keuntungannya yah :

 Mudah memilih promo yang di mau

Kalau ke offline store biasanya aku tour keliling storenya buat cek-cek diskon atau promo, tapi kalau di online store kita tinggal klik menu promo yang tersedia.

Bisa COD sampai ongkir gratis dengan belanja minimal Rp 50.000,-

Kemarin baru aja belanja produk facial wash dan ternyata bisa COD (Cash On Delivery) bahkan dengan ongkir gratis loh.

Proses pengiriman cepat dan mudah dipantau

Proses pengirimannya juga cepat dan bisa dipantau progressnya, jadi kita tau sudah sampai mana proses pesanan kita.

Postingan bermanfaat tentang kesehatan dan kecantikan.

Selain menu produk, di situs online store Watsons juga ada postingan-postingan bermanfaat yang bisa kalian baca tentang kesehatan dan kecantikan.


Dapat poin yang bisa kita gunakan untuk belanja lagi.
Ahh intinya mah kalau belanja pakai member card Watsons selalu untung deh karena dapat poin yang bisa dipakai untuk belanja lagi


Oiya pas banget nih bagi Kalian member Watsons yang sering berkunjung ke luar negeri. Sekarang  ada inovasi terbaru dari Watsons yang benar-benar memudahkan kalian para traveller namanya Watsons One Pass. Jadi kalian bisa gunakan tidak hanya di Indonesia, melainkan beberapa negara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Hongkong, Thailand, China, Macau, dan Taiwan. Selain itu dengan member Watsons One Pass kita bisa menikmati promo-promo di merchant tertentu luar negeri. Program One Pass pun juga bekerja sama dengan salah satu online travel agent dengan memberikan diskon harga tiket transportasi dan akomodasi bagi member terpilih. Wah memudahkan banget bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yess. Kemanapun kamu pergi, jadi member pasti untung !

#JadiMemberPastiUntung
#WatsonsOnePass




Sunday, July 28, 2019

Perjalanan Paling Mengesankan dan Menyenangkan di Malang

Setelah persiapan dilakukan sebelumnya, akhirnya H-2 liburan pun tiba. Baju-baju lengkap dengan cemilan-cemilan yang akan menemani perjalanan panjang 16 jam di kereta nanti pun sudah di packing dengan rapi dan teratur.
Sandal Jepit debes deh =D
Namun semangat liburan pun mulai maju mundur karena dapat kabar Jumat 19 Juli 2019 Bromo sedang erupsi dan malahan mengeluarkan lahar dingin. Handphone selalu ditangan untuk memantau perkembangan terkini Bromo, bahkan menginstal aplikasi Magma Indonesia untuk memantau aktivitas gunung api, gempa dan tsunami di Indonesia. Sempat rasanya mau membatalkan kereta api, hotel, motor dan travel yang akan mengantarkan kita ke Bromo karena status siaga 2 tak kunjung turun juga. Untuk meyakinkan apakah jadi berangkat atau tidak, aku minta dikirimin foto terkini situasi di Bromo oleh orang Travel Agent Just Do It Malang.

Kondisi Bromo Sabtu 20 Juli 2019
Dalam foto itu, terlihat situasi di Bromo tampak aman. Aku pun kembali diskusi sama Aa untuk memutuskan untuk tetap lanjut apa enggaknya. Dan Aa pun memutuskan untuk tetap lanjut liburan meskipun nanti nggak ke Bromo.

Alhamdulillah dapat harga yang 109k
Minggu 21 Juli 2019 jam 3 sore KA.Matarmaja mengantarkan penumpangnya dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Malang Baru yang didalamnya pun ada kita =D
Ini perjalanan pertama kita ke Jatim dari Jakarta, sebelumnya kita berangkat dari Jatim hanya sampai ke Bandung. Si Aa pun bisa tidur dengan pulas dan aku yang duduk tepat dekat jendela hanya bisa menikmati pemandangan yang disajikan sepanjang perjalanan.

Senin pagi jam 8 Alhamdulillah kita tiba di Malang dengan selamat dan bergegas menuju keluar stasiun dan akan bertemu pemilik motor yang mengantarkan motor sewaan kita. Kita sewa motor di "Rumah Jl.Jaksa Agung Tour Travel" seharga 70 ribu lengkap dengan 2 helm dan jas hujan, kalian bisa cek di instagramnya juga. Selain motor, mereka meyediakan penginapan yang instagramable, tour wisata malang, dan sewa kendaraan.
Setelah motor diterima dengan hanya menitipkan kartu NPWP, kami menuju Taman Trunojoyo yang letaknya nggak jauh dari stasiun. Ngapain ? Mandi Hahahaha, karena kita baru check in hotel di selasa siang supaya hemat budget. Sayang aja yakan sewa hotel cuma dipakai dari jam 2 siang sampai 11 malam doang dan sisanya kita tour Bromo sampe masa check out tiba. Tapi toilet umum di Taman Trunojoyo ini bersih loh gengs, ada petugas yang selalu ngebersihin dan ruangannya pun terpisah antara cewek dan cowok.
Selesai mandi dan dandan di Taman Trunojoyo, kita mulai buka aplikasi kesayangan ketika berkunjung ke kota yang baru di explore. Aa sih pernah ke Malang, cuma dia sudah mulai lupa jalan disana. Mau kemana kita ? jelaslah sudah kita melaju ke Kota Batu yang merupakan salah satu tujuan wisata paling hits.

1. Wisata Coban Talun

Esmeralda berasa cantik diantara bunga-bunga cantik =D
Jalan menuju Coban Talun ini bagus gengs, beraspal dan sebagian paving blok gitu. Kenapa kok milih Coban Talun sih ? Yups karena diriku penasaran sebagus apa tempatnya dan foto-foto di instagram tentang tempat ini tuh bagus-bagus juga dengan view bunga hortensianya.
Lokasinya lumayan masuk kedalam perkampungan warga gitu, sepanjang jalan bakal disajikan pemandangan kebun apel dan para penjaja apel Malang dengan harga mulai dari 2 ribu per kilo. Di pintu gerbang utamanya akan ada loket untuk beli tiket masuk dan bayar parkirnya. Setelah parkir, kita tinggal pilih deh mau ke kawasan apa. Kalau aku sih emang niatnya mau ke Taman Bunga doang, jadi maapkeun jika hanya sedikit info yang didapat. Fasilitas disana juga lengkap, ada musholla, toilet dan tempat makan. Suhu di Coban Talun ini dingiiiiiinnn gaessss =D
Beruntungnya lagi saat itu bunga-bunga pada mekar dan asli bagus euy viewnya ditambah suhu dinginnya bikin males banget pulang sampe-sampe Aa tidur di mushola sejam hehehe.

Tiket Masuk Gerbang Utama   : Rp   10.000 /orang
Tiket Parkir Motor                   : Rp    5.000/motor
Tiket Kawasan Apache Camp   : Rp    5.000/orang
Tiket Kawasan Taman Bunga   : Rp  10.000/orang

Hortensia aja esmeralda sayang, apalagi kamu =)

2. Kampung Tridi / Kampung Warna-Warni

Turis Asin karena belum mandi Hahaha
Pulang dari Kota Batu nyampe di Kota Malang sore sekitar jam 4, langsung gaaaasss kembali ke arah Stasiun Malang karena lokasi Kampung Tridi dan Kampung Biru ini dekat dengan Stasiun Malang. Lokasinya tepat dipinggir jalan dan dipinggir sungai, gampang banget kok lokasinya dicari. Harga tiket masuknya kisaran 2ribu - 5ribu / orang dan free gantungan kunci. Waktu sore kita kesana, bener-bener disajikan pemandangan warga sekitar yang pada gotong royong menjaga kebersihan kampungnya. Duh adem banget ngeliatnya. Kita pun menelusuri gang-gang kecil menuju jembatan kaca yang terbentang diatas sungai. Anginnya sepoi-sepoi banget loh disana, meskipun tengah kota tapi kok ngerasa kaya bebas polusi aja gitu.

Selfie ala Esmeralda dan Fernando 
( Sedikit Diluar Topik =D )

Selesai dari Kampung Tridi kita makan malam "Tahu Campur Lamongan", tapi sayangnya tahu campur yang kita dapat tidak sesuai dengan ekspektasi atau Tahu Campur Surabaya yang ada di Balikpapan. Kirain tuh ya sama aja cuma beda nama kota karena yang jual orang Lamongan hahahaha. Secara tampilan sama aja sih, ada tahu,selada,mie,gendar,tetelan,toge, tapi yang nggak ada tuh sambal petisnya hikshiks dan rasa Lamongan lebih manis aja.


Ealah kok jadi ngobrol tentang makanan sih yah -_- , lanjooott lagi deh kalau gitu. Nah kata supir travel kita bakal dijemput jam 12 malam di Stasiun Malang sesuai perjanjian. Yaudah deh daripada gabut mending di stasiun nunggu sembari nonton drakor. Jam 10 malam akhirnya mulai bete dan kita jalan - jalan ke daerah sekitar stasiun aja karena kita jalan by sikil cuyy hehehehe, taunya ada tempat ngopi tongkrongan muda-mudi Malang yang rame banget. Namanya PesenKopi, kedai kecil pinggir jalan depan Morse Hotel dekat wisata kuliner Taman Sriwijaya. Harga kopinya mulai dari 10k dan ada hiburan band lokal juga loh Ever_Acoustic. Nahloh balik lagi ke minuman sekarang pembahasannya. Wkwkwkwwk

Fernando usil foto Esmeralda yang lagi terlelap
Nongkrong disana sampe jam 11 malam lanjut balik ke stasiun sampai akhirnya dijemput travel. Karena open trip, jadi 4 orang lainnya sama sekali nggak kenal dan diharuskan kenalan supaya feel liburannya dapet. Pasangan pengantin baru yang lagi honeymoon namanya A Azhar dan Teh Fani dari Bandung yang tinggalnya di Bekasi sudah duluan di mobil dan rupanya mereka jemputan pertama Mas Nuri sang supir. Selanjutnya ada Cindi dan Pramesti 2 gadis asal Jakarta yang ternyata dia nginap di Morse Hotel dekat stasiun. Terakhir ada pasangan pengantin sui dari Bogor yaitu A Ulli dan Mbak Tari yang berencana honeymoon juga nggak mau kalah dengan pasangan Teh Fani hahaha.

3. Midnight Tour Bromo


Kami berenam diantar Mas Nuri ke Basecamp di Desa Tumpang arah ke Bromo dengan mobil minibus Xenia. Tengah malam menuju basecamp lumayan horror juga karena masih banyak hutan dan minim penerangan jalan. Sesampainya di basecamp, dingin yang menyengat malam itu membuat kita bertanya-tanya apa kabar dingin di Bromo nanti yah. Mereka berempat sih sudah siap menembus dinginnya Bromo dengan jaket tebal yang mereka pakai. Aku dan Aa ? kita mah sok tau deh, pakai jaket biasa karena kirain dingginnya setara puncak Bogor =D gokil ih.

Ini pengunjungnya ya gaes, bukan bedagang atau tukang sewa vila
Perjalanan dengan mobil hardtop yang dikendarai Pak Hasan dimulai dengan menyusuri hutan gelap, tanjakan terjal dan berliku, jalan yang terombang ambing bagaikan sedang offroad, dan untungnya kita pakai jasa travel yang supirnya sudah pasti handal memainkan setir, gas, kopling dan rem. Nggak kebayang deh kalau kemarin kita nekat naik motor guna meminimalisir budget. Setelah melewati dataran berpasir yang katanya pasir berbisik, rombongan mobil hardtop pada berhenti di depan tanjakan yang tampaknya sangat terjal. Kata Pak Hasan, supir-supir akan berhenti untuk istirahat dulu sebelum melanjutkan ke Sunrise Point. Menghabiskan sekitar 5 menit Pak Hasan melanjutkan perjalanan, dan benar saja dugaan kita para penumpang. Tanjakan kali ini lebih ekstrim dari sebelumnya, pantas aja banyak yang nekat naik mobil biasa atau motor nggak kuat naik bahkan rem blong. Kita diantar ke Pananjakan 1 yang posisinya lebih tinggi dari Gunung Bromo. Turun dari mobil banyak pedagang yang menyewakan jaket, selimut, menjual kaos, kupluk, syal, sarung tangan, cinderamata, dan tak ketinggalan kios penjual makanan dan minuman hangat. Awalnya aku sempat menolak tawaran sewa jaket tadi, tapi melihat Cindi dan Pram yang menyewa padahal mereka sudah pakai jaket tebal mulai membuatku terayu tawaran mbak-mbak tadi. Selain itu pula, baru 5 langkah turun dari mobil dan meninggalkan mbak-mbak yang tawarin sewa jaket tadi tubuh aku dan aa memberi sinyal nggak kuat melawan dinginnya suhu Bromo yang mencapai 7 derajat.

Pasukan Black Cream, Aye ayee 

Sewa Jaket                    : Mulai dari 20 ribu
Harga Kupluk               : Mulai dari 20 ribu
Harga Sarung Tangan   : Mulai dari 10 ribu
Harga Syal                    : Mulai dari 15 ribu
Harga Indomie              : Mulai dari 10 ribu
Harga Pop Mie             : Mulai dari 15 ribu
Harga Kopi / Teh         : Mulai dari 5 ribu
Harga Toilet                 : Mulai dari 5 ribu

Menurutku itu masih murah loh, daripada kalian pulang lagi ke Malang cuma buat beli jaket dkk terus balik lagi ke pananjakan 1 =D

4. Atria Hotel Malang




Selesai tour Bromo, kami berenam diantar kembali ke basecamp untuk berganti mobil dan diantar lagi ke meeting point. Untungnya Mas Nuri supir kami baik banget mau mengantarkanku ke Atria Hotel bukan ke stasiun =) (matursuwun geh mas). Sesampai di hotel kami segera proses check in dan mendapatkan kamar di lantai 5 yang jendela kamarnya langsung menghadap ke kolam renang. Kami segera mandi dan melepas lelah tanpa ada agenda jalan-jalan lagi dan bener-bener full stay di hotel. Review tentang Atria ini cukup bagus di internet dan begitupun dengan diriku. Pelayanan pegawai hotel yang sangat ramah-ramah serta fasilitas hotel yang baik juga menambah nilai plus sih menurutku. Letaknya juga strategis untuk cari makan, sarapan paginya pun menunya komplit banget mulai dari hidangan western, asia, sampai nusantara. Alhamdulillah dapat harga murah banget via Traveloka, cuma 500 ribu dapat kamar Deluxe room include breakfast.

Nah sebelum pulang, tidak lupa untuk beli oleh-oleh favorit. Yups keripik buah dari santouring snack, harganya murah, kualitas terjamin, dan rasanya jelas endulita.
HP : 0822 4425 6606
Instagram : santouring_snack_malang


Tuesday, July 23, 2019

Si Kecil Yang Selalu Ada "Insto Dry Eyes"


Heeeeiiii epribodeh, udah lama banget rasanya nggak ngeblog padahal baru beberapa bulan hehehe. Kali ini aku mau sharing beberapa hal yang mungkin kalian juga pernah ngerasain, oh iya aku juga punya info cara mengatasinya juga loh !


Mata Gatal

Dulu waktu masih jadi karyawan kantoran sering banget kucek-kucek  mata, bukan cuma kucek-kucek cucian doang malah hehehe. Entahlah apa mungkin itu sudah jadi salah satu hobi atau gimana, karena yang pasti kadang mata tuh gatal banget jadi solusinya menurutku harus di kucek baru berasa mendingan gitu.

Mata Berair, Pegal, dan Lelah

Bukan cuma ketika jadi karyawan doang yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar komputer, ketika sekarang murni jadi ibu rumah tangga pun sering banget menghabiskan waktu bejam-jam menatap layar handphone. Akibat dari aktivitas-aktivitas tersebut, aku sering banget ngerasain tiba-tiba mata berair, terasa pegal dan lelah. Nah analisa yang paling sering keluar dari otakku selalu menyalahkan kebiasaan nonton drakor favorit di handphone atau seringnya buka-buka medsos pantau akun hosiiip hahahaha.

Mata Sepet dan Perih

Pernah nggak kalian ngerasa mata tiba-tiba sepet dan perih ? Aku juga sering banget ngerasa mata sepet dan perih kalo lagi main ke mall atau aktivitas diluar ruangan. Kalau lagi dijalan bisa jadi karena polusi udara, tapi kalau di mall ? apakah mata sepet dan perih ini merupakan pertanda gejolak dan hasrat ngelihat aneka makanan dan barang-barang yang pengen dibeli namun harus terkontrol ? Kadang juga nih, kalau habis make up suka juga ngerasain hal-hal beginian.

Nah baru-baru ini aku pun habis liburan dari Malang, liburan di Malang rasanya kok kurang kalau nggak ke Bromo. Sepulang dari Bromo aku pun ngerasain juga gejala-gejala mata gatal, mata berair, mata perih. mata pegal, mata lelah dan mata sepet mungkin dari aktivitas selama di Bromo. Sembari nunggu check in di hotel, aku browsing-browsing di internet tentang masalah mata yang ku alami. Ternyata itu adalah pertanda dari mata kering. Bingung dong karena kok mata kering yah padahal kadang mata suka berair. Mata berair pada kasus mata kering terjadi ketika kelenjar yang memproduksi minyak tidak bekerja dengan semestinya dan membuat air mata cepat menguap dan mengering. Karena mata keringlah merangsang produksi air mata secara berlebihan atau bisa juga karena adanya sumbatan pada sakuran air mata.

Mata kering adalah kondisi saat mata tidak dapat pelumasan yang memadai dari air mata. Akibatnya mata tidak dapat menghilangkan debu atau benda asing yang mengganggu mata dan membuat mata terasa nggak nyaman.
Kalau mata sehat, kornea akan terus dialiri oleh air mata ketika mata berkedip dan melindungi kornea dari lingkungan luar. Berarti orang-orang yang suka kedip-kedipin mata ketika mencoba merayu bisa mengalami mata basah dong ya karena korneanya kebanjiran air mata =D 


Nah ketika kalian ngerasain mata kering dengan gejala mata gatal, berair, merah, perih dan sepet kalian bisa tetesin Insto Dry Eyes. Untungnya di seberang hotel tempat nginap ada apotik, langsung buru-buru deh beli Insto Dry Eyes karena udah nggak nyaman banget dengan mata kering ini.


Insto Dry Eyes ini mengandung bahan aktif yang dapat membunuh bakteri dan juga sebagai pelumas yang bisa mengatasi kekeringan pada mata yah, bukan kekeringan pada dompet =D
Ukurannya 7,5 ml dengan model botol kecil yang bisa kalian masukin di tas dan bisa bawa kemana-mana. Jadi sekarang udah nggak usah bingung lagi deh dengan solusi dari mata kering.

" Bye - Bye Mata Kering dengan Insto Dry Eyes "

Sunday, May 19, 2019

Milles Crepes Fruity with Peanuts Butter Skippy


🌿 Milles Crepes Fruity With Peanuts Butter by Skippy 🌿


Wacana ku diet di Bulan Ramadhan itu sudah jelas hanya janji-janji dan rencana palsu belaka. Ya iyalah ! Secara setiap siang otak selalu bekerja cukup keras memikirkan "Nanti buka puasa pake apa yah ?" belum lagi ketika di sore hari pergi ngabuburit ke pasar Ramadhan, huwalah khilaf.

Nah ketika naluri masak lagi membara, aku suka mencari inspirasi di medsos atau mengolah bahan-bahan yang ada di dapur. Sayangnya ketika mencoba membuat cake / dessert hasilnya selalu saja tak sesuai ekspektasi πŸ˜…. Setelah nonton tayangan lomba masak di Tv dan chefnya membuat makanan khas Perancis versi Indonesia, sepertinya bakal bisa kubuat lebih sederhana cara masaknya menyesuaikan budget ku 😎.

Namanya Milles Crepes, yaitu tumpukan berlapis-lapis crepe biasanya 20 lapis yang dilapisi dengan whiped cream. Tekstur Crepes yang dibuat tidak sama seperti Crepes yang ada di mall-mall yah, tapi lebih seperti dadar gulung punya Indonesia. Menurut sejarahnya usia Crepes sudah cukup tua, kurang lebih hampir 9.000 tahun orang-orang sudah menyantap crepes dalam berbagai bentuk dan yang cukup nge-hits akhir-akhir ini adalah Milles Crepes.

Yuks kita coba eksekusi Milles Crepe Fruity with Peanuts Butter dari Skippy versi saya, kebetulan selama bulan puasa ini saya selalu stok roti dan selai kacang "Skippy" untuk menu sahur saya jika sedang tidak nafsu makan nasi. Nah Milles Crepe ini cocok menjadi salah satu menu buka puasa kalian loh ! Karena tekstur lembut Crepe yang dipadukan dengan selai kacang yang gurih, whiped cream yang manis, potongan buah-buah segar, dan disajikan dingin dari kulkas cocok untuk pengganti gorengan sesekali yakan πŸ˜‰


Bahan - bahan yang dibutuhkan untuk membuat crepes  :

  • 500 gram terigu
  • 4 butir telur
  • 500 ml susu cair
  • 2 sdm gula pasir
  • 3 sdm gula halus
  • 3 sdm margarin
  • Air secukupnya

Bahan - bahan yang dibutuhkan untuk membuat cream cheese :

  • 500 ml susu cair
  • 1 balok keju (biasa beli di toko bahan kue merk win cheese)
  • 1/2 kaleng Kental manis
  • 1/2 sdt garam
  • 2 sdm gula
  • 3 sdm maizena
  • Air secukupnya

Bahan - bahan yang dibutuhkan untuk topping :



Cara membuat ala mbak tarr πŸ˜‰

Sebenernya untuk bahan olesan milles crepes ini kebanyakan pakai whiped cream, berhubung dalam rangka menghemat budget, jadi aku mau cobain pakai cream cheese yang dibuat sendiri.

Kita buat cream cheesenya dulu ya mantemans πŸ˜‰


1. Masukan keju yang sudah di parut halus kedalam panci
2. Tambahkan susu cair
3. Tambahkan kental manis
4. Tambahkan gula pasir
5. Masukkan sejumput garam agar ada rasa asin sedikit selain dari kejunya lalu panaskan dengan api kecil saja ya mantemans
6. Setelah hampir mendidih, masukkan larutan maizena
7. Aduk-aduk terus hingga mengental dan mulai meletup-letup, jika sudah
meletup-letup tandanya cream cheese sudah matang & dinginkan

Lalu kita buat kulit Crepes ya πŸ˜‰


1. Masukkan 4 butir telur tanpa kulit hanya putih dan kuningnya saja kedalam wadah
2. Tambahkan gula pasir lalu kocok lepas menggunakan garpu atau whisk tapi jangan sampai kelepasan yah 🀭
3. Setelah terkocok, masukkan terigu
4. Tambahkan susu cair, aduk
5. Tambahkan gula halus
6. Tambahkan margarin yang telah dicairkan, aduk hingga adonan menyatu dan kekentalannya dirasa cukup bisa bergerak diatas teflon. Kalau masih merasa kekentalan kalian bisa tambahkan air secukupnya
7. Saring adonan agar kita dapat adonan halus tanpa ada perungkel-perungkelnya.
8. Adonan siap didadar diatas teflon kalian juga bisa menambahkan ekstrak vanilla agar adonan crepesnya wangi, tapi berhubung dirumah lagi gak ada jadi aku skip aja deh 😁

Oiya ketika teflon kalian olesi dengan margarin menggunakan kuas, jangan terlalu banyak yah ! cukup tipis-tipis aja agar si crepes bisa terbentuk dengan cantik.
Jika teflon sudah mulai memanas, kalian bisa siram dengan air supaya adem 🀣 (iyuhhh garing amat becandaan gue). Menuangkan adonan menggunakan sendok sayur juga bisa kok,tuangkan pada bagian tengah teflon lalu kalian putar teflonnya agar adonan memenuhi seluruh bagian. Tunggu hingga adonan bewarna kuning kecoklatan lalu balik adonan tadi agar kedua sisi matang.


Buat crepes hingga minimal  20 lembar yah mantemans supaya tinggi tumpukannya cucok. Kalo aku sih crepes pertamanya diolesi dengan "Skippy Peanuts Butter", tumpuk dengan crepes kedua lalu olesi dengan cream cheese dan taburi dengan buah strawberry, tumpuk dengan crepes  ketiga lalu olesi dengan "Skippy Peanuts Butter", tumpuk dengan crepes keempat lalu olesi dengan cream cheese dan taburi dengan buah mangga, tumpuk dengan crepes kelima lalu olesi dengan "Skippy Peanuts Butter", tumpuk dengan crepes keenam  lalu olesi dengan cream cheese dan taburi dengan buah kiwi, lakukan terus hingga crepes habis. Masukkan kedalam kulkas selama 2 sampai 3 jam agar Milles Crepesnya padat.


Milles Crepes Fruity with Peanuts Butter Skippy  siap disantap dalam keadaan dingin saat berbuka puasa πŸ˜‰. Tekstur Crepes yang lembut dipadukan dengan creamcheese yang creamy, potongan buah yang segar, dan gurihnya selai kacang dari Skippy bener-bener lumer di lidah.

- Selamat mencoba -

Wednesday, April 24, 2019

Liburan ke Puncak ? Main kesini yuk !

Puncak jadi tujuan para wisatawan lokal maupun mancanegara seputar Jabodetabek untuk menghabiskan akhir pekannya, tak heran ketika weekend jalur menuju puncak ini macet banget. Mungkin dimana lagi dapat menghirup udara segar dan
merasakan kesejukan dari penatnya ibu kota kalau bukan di puncak, selain itu jarak yang dekat pun menjadi pertimbangan. Setelah kita memutuskan menetap di Bogor, kita mulai mengexplore wisata alam di Bogor terutama daerah Puncak.

- The Ranch -


Alhamdulillah sekarang di Bogor ada The Ranch yang mirip di Lembang 😁
Lokasinya di Cisarua berseberangan dengan Taman Wisata Matahari dan posisinya tepat di sisi kanan jalan, nantinya kalian akan melihat plang nama The Ranch dengan ukuran yang cukup besar.


Tiket masuk kesini Rp 20.000 / orang yang nantinya bisa kalian tukarkan dengan susu.Waaah asik banget dengan harga segitu kita dapat menikmati keindahan dan kelezatan susu murni.


Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan bersama keluarga kecil disini diantaranya memanah, mengenal binatang (kelinci dan domba), menunggang kuda, bermain trampolin, balon air, menikmati ice dream atau tahu susu πŸ˜„



Fasilitas di The Ranch juga sangat memuaskan, kita bisa menikmati makan siang di restoran yang terletak di pintu masuk. Pengelola pun menyediakan mushola yang cukup besar,toilet,dan tempat belanja oleh-oleh πŸ‘.



- Masjid Atta'awun -

Sebenernya banyak banget masjid di seputar puncak ini, cuma gak tau kenapa masjid Atta'awun lah yang jadi primadonanya. Bangunan masjid ini memang terlihat indah karena posisinya di puncak pass dan di halaman masjid ini ada taman yang sangat indah pemandangannya.


Lokasinya gak terlalu jauh dari wisata kebun teh Gunung Mas dan berada di sisi kanan jalan. Dari parkiran, kita akan menaiki anak tangga yang cukup banyak untuk tiba di halaman masjid. Ketika akan memasuki masjid, kita akan melalui aliran air guna membasuh kaki. Suhu airnya ? Dingin banget berasa kayak air es πŸ€ͺ



- Melrimba Garden -

Bosen sama kebun teh ? Yuk ajak pasangan atau keluarga kecil kalian menikmati taman bunga yang lokasinya tidak jauh dari wisata paragliding. Berada di sisi kiri jalan dengan tulisan Melrimba Garden yang cukup besar, kalian akan mudah menemukan taman bunga ini.


Dulu saya fikir ini restoran gitu, ternyata selain restoran disini ada taman bunga,mini outbound, mancing, glamping, toko tanaman hias, dan tour kebun teh.




Kalian cukup membayar parkir kisaran 3 ribu - 5 ribuan, dan tiket masuk wisata taman bunga sebesar 15 ribu, untuk outbound, mancing, glamping, dan tour kebun teh tarifnya berbeda yah. Maafkeun yang saya tau hanya tiket masuk wisatanya aja πŸ™




- Cimory Factory -

Lokasi Cimory ini masih dibawah yah,belum terlalu naik keatas puncak. Ada 2 cabang Cimory, yang satu dan paling besar lebih dikenal dengan nama Cimory Riverside berada di sisi kanan jalan, disini yang paling komplit daripada yang satu lagi berada di sisi kiri jalan setelah Cimory Riverside.


Nah kali ini yang mau saya bahas adalah Cimory Riverside. Di tempat ini menyediakan lahan parkir yang sangat luas, karena selain motor dan mobil, pengunjung yang pakai bus juga tak sedikit. Berada disisi sungai makanya disebut Riverside πŸ˜„. Kalian bisa menyantap makanan di restoran dengan range harga Rp 20.000 keatas.


Bisa belanja oleh-oleh khas Cimory mulai dari bolu gulung, sosis, susu, ice cream, dan snack di marketnya. Bagi kalian yang membawa anak kecil, bisa juga diajak ke mini zoo atau museum 3D dengan harga tiket masuk Rp 15.000 - Rp 35.000 / orang. Kalau malam kabarnya ada taman lampu gitu disini, nah saya pun belum pernah berkunjung malam hari kesini 🀣


Tuesday, April 23, 2019

Ngetrip ke Jogja


Taman Bunga Matahari Bantul
Sebelum berkunjung ke suatu kota, aku biasanya follow akun sosmed yg mengulik tentang wisata dan kuliner di daerah tersebut. Kebetulan di akun instagramnya “Visit Jogja” ada satu tempat yang cukup menarik dan masih anti mainstream tapi cukup hitz (nahloh bingung kan πŸ€”πŸ€£). 
Namanya Taman Bunga Matahari, yang pastinya semua bunga ditempat itu kebanyakan bunga matahari meskipun ada juga jenis bunga lainnya. 


Lokasi wisata tersebut berada di Bantul Yogyakarta tidak jauh dari wisata Gumuk Pasir. Kalau kalian mau berkunjung, kalian bisa mengandalkan Google Map πŸ˜‚ karena aku pun bingung mau menjelaskan detail lokasinya. Sudah jelas deh pasti kesotoyan kita pun menyasarkan kita pada akhirnya, padahal udah pake google map πŸ™„ untungnya kita dikawal ama temen yang super duper sabar 😁. Oiya wisata ini jangan kalian fikir sama seperti Taman Bunga Begonia di Bandung atau Taman Bunga Nusantara di Cipanas ya, karena sebenarnya wisata ini tu sama seperti kebun yang dikelola warga sekitar dan dimanfaatkan sebagai lokasi wisata. Jadi kalian bakal nemuin beberapa tempat wisata taman bunga di satu lokasi sepanjang jalan tersebut. Tinggal pilih 🀭 


Nah untuk harga tiket masuknya sangat murah ! Kalian cukup bayar Rp 5.000 /orang dan bayar parkir kendaraaan. Setelah itu ambil handphone atau kamera kalian lalu berposelah sekece -kecenya. Mungkin sebenarnya sebelum jadi taman bunga, lahan tersebut digunakan untuk menanam padi,jagung,atau mungkin tanaman kebun lainnya. Makanya ketika kita berkunjung, kita berasa seperti ada di lahan petak-petak gitu dan pemiliknya pun beda-beda.


Gumuk Pasir



Setelah puas menikmati keindahan bunga matahari, kita bergegas menuju wisata gumuk pasir yang  berada tidak jauh dari sana. Hamparan padang pasir atau biasa disebut gumuk pasir ini konon katanya hanya ada 3 dj Asia Tenggara, yaitu Filiphina, Vietnam, dan Indonesia. Wisata ke Gumuk Pasir hanya bayar parkir kendaraan aja gaes, kisaran biayanya mulai dari Rp 3000 – Rp 10.000 kok. Biasanya untuk mendapatkan foto yang kece, kalian bisa berkunjung di pagi atau sore hari. Nah kebetulan aku berkunjung di siang hari, jadilah kita memilih menikmati es kelapa sembari menunggu sore datang.


Sebelum tiba di lokasi wisata ini, aku malah mikirnya “ah palingan padang pasir dengan jenis pasir sama kayak pasir pantai di Balikpapan”. Ternyata ketika tiba di lokasi, aku dibuat speechless dengan keindahan pemandangan dan tekstur pasirnya yang jelas beda banget ! Pasirnya tuh lembuuuuuut bangettt,dan berkilauan. Uhhh berasa lagi di Dubai dong klo begini,tinggal Ontanya doang gak ada πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€­ (mencoba mengingat kembali kapan pernah menginjakkan kaki di Dubai πŸ€”).


Cukup banyak kok aktifitas yang bisa kalian lakukan ketika wisata ke Gumuk Pasir, jangan kaya aku yang cuma bisa menikmati es kelapa dan foto-foto setiba disana. Kalian bisa Sandboarding atau menyewa jeep untuk berkeliling di Gumuk Pasir. Pastinya kalian harus menyediakan budget ekstra untuk menyewa peralatannya yah. Kalian juga harus dalam kondisi tubuh yang baik ketika wisata kesini,karena ketika berjalan di atas hamparan padang pasir tuh ga mudah gaes !



Situs Sejarah WarungBoto


Nah sebenarnya di list wisata kita tuh tujuannya ke taman sari, tapi gak tau kenapa malah mainnya kesini πŸ˜‚. Pagi itu setelah reschedule tiket kereta ke Bandung, kita coba searching di google wisata terdekat selain mall (hahaha bosen ke Mall). Dan hasilnya kita nemu situs sejarah yang menurut kita gak kalah kece.


Kalian bisa meluncur ke Jalan Veteran Kelurahan Warungboto Kecamatan Umbul Harjo. Lokasinya tepat berada di pinggir jalan, namun untuk kalian yang menggunakan kendaraan roda dua dapat parkir di perkampungan warga sekitar yang menyediakan lahan parkir. Waktu kita kesana, tiket masuk wisata ini sukarela dan kalian hanya perlu mengisi buku tamu.


Dulunya tempat ini tuh merupakan salah satu pesanggrahan keraton Yogyakarta yang digunakan Raja dan Ratu untuk beristirahat bernama "Pesanggrahan Rejowinangun". Ternyata eh ternyata saya baru tau loh tempat ini juga pernah dijadikan lokasi prewedding putri Presiden RI 😁, pantes aja sekarang cukup banyak berseliweran di feed Ig kaum milenial hhihhi (termasuk saya 😎)


Seribu Batu Songgo Langit


Keberangkatan kita ke Bandung tuh diundur 1 hari, dan rencananya last day kita di Jogja mau dipake tidur seharian karena ga ada kendaraan. Alhamdulillahnya bude telpon dan nawarin mau pake motor apa enggak, dan aku langsung "MAU" ! 🀣 sempet bingung sih mau dipake kemana πŸ€” tapi karena belum pernah berburu sunrise mungkin akan kita gunakan melipir ke daerah Dlingo yang banyak banget tempat wisata diantaranya Kebun Buah Mangunan,Seribu Batu Songgo Langit,Rumah Hobbit,Hutan Pinus,dsb.


Tiket wisata ke Seribu Batu Songgo Langit ini muraaaaaahhhh banget, kalian cukup bayar Rp 2.000 / orang dan parkir kisaran Rp 2.000 - Rp 5.000 loh ! Setelahnya kalian dapat menikmati kesejukan suasana disana,dan disana pun disediakan fasilitas outbound,tempat makan,dan toilet. Hmmmpp makin betah di Jogja, selain warganya yang ramah-ramah, harga tiket wisata disana juga murah dan sangat aman dikantong backpacker macam kita 😝




Kebun Buah Mangunan



Masih seputar daerah Dlingo, ada satu perkebunan yang ngehitz banget nih ! Sunrise disini pun ga kalah cakepnya sama ditempat lain, selain itu kalau kalian beruntung bisa liat Negeri Di Atas Awan juga. Kita yang tadinya mau berburu Sunrise disini gatot karena perjalanan pertama kita yang jauh dari estimasi.



Yupps, Kebun Buah Mangunan πŸ‘ setelah kita membeli tiket masuk seharga Rp 5.000 kita akan menuju lokasi utama dengan melalui jalan yang berkelok-kelok dan menanjak. Setibanya di lokasi utama, buru-buru deh ekye nyari warung mie 😁 soalnya laper gengs cuma sarapan roti doang ! Secara yhekan ekye orang Indonesia 😝



Suhu disana tuh dingin-dingin sejuk, hembusan angin yang semriwing membuat segelas teh hangat kita cepat menjadi dingin dalam waktu kurang dari 5 menit. Kalau disini sih, aku lebih ngerasa nyaman buat nongki-nongki asik sembari makan tempe goreng sama mie rebus menikmati keindahan view yang disuguhkan. Mager banget buat keliling dengan jalanan yang berbukit Hihihhi #SavemyLemak

Oiya kalau kalian berkunjung kesini, pastikan kondisi kendaraan kalian sehat dan jaga jarak aman mengingat kondisi jalan yang menanjak dan berkelok-kelok.


 - Terima Kasih Jogja atas keindahan daerah yang disuguhkan kepada kami yang mencintai kalian -